All New Produk Dzafeera Islamic Village ..... Winter Season in 2018

Desainer Dzafeera


2 Januari 2018

Nama : iin dzafeera

Ibu dari 5 anak (dinna, fhari, khansa, zafira, zaid), seorang mualaf dengan nama asli - I Gusti Ayu Indirawati - mantan penggiat seni tari Bali yang sangat berbakat di Bali, mulai berkiprah merancang busana semenjak di bangku SMP pada tahun 90-an, dengan karya-karyanya berupa rancangan busana tari Bali kreasi yang full colors, imajinatif, dan ekspostik mampu memukau para maestro seni di Bali saat itu. Di usia yg sangat muda, sudah mewakili Bali melawat ke Luar Negeri sebagai duta pariwisata Bali. 

Kreasinya dalam mendesain busana tari Bali yang kaya akan pakem warna inilah yang mendasari perancangan busana Dzafeera saat ini.  Impiannya untuk menjelajahi jazirah Arab dan Eropa semakin menambah imajinasi angannya akan keindahan patern ornamen Islam dan telah mengilhami dalam detail desain dan dalam penamaan karya - karyanya yang unik. Histori peradaban Islam yang agung di belahan Asia Timur memukau instink dan inspirasinya  dalam  memperkaya variasi aksen di setiap goresan sket-sket desainnya.

Totalitas dalam mengapresiasikan inovasinya yang tak terbatas ini, Alhamdulillah, banyak mendapat respon yang positif dari klien-klien kami di seluruh dunia,  turut memacu spirit untuk lebih ‘berani’ meng-eksplorasi kekayaan motif dan gradasi warna secara tak terhingga, menjadikan setiap karya yang dihasilkannya Always Different dan kami harapkan dapat turut memperkaya ragam khasanah busana muslimah di Indonesia.

Selalu nantikan karya - karya terbaru dari iin dzafeera yang eksklusif, elegan, anggun yang mengedepankan busana muslimah yang Always Modist and Always Up2date

 

 

Direktur Dzafeera

Nama : agus aribowo

Bekerja sbg pegawai negeri aktif di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Lulus SMAN 4 Semarang tahun 1988, tahun 1989 mendapat beasiswa S-1 di Okayama University Jepang dari Menristek Prof BJ Habibie dalam program STMDP (Science and Technology Manpower Development Program). Tahun 1996 mendapat beasiswa S-2 dan S-3 dari Kementrian Pendidikan Jepang (Monbukagakusho) di Okayama University - Jepang dalam bidang Computational Fluid Dynamics. Tahun 2002 bekerja sebagai IT Engineer  di perusahaan swasta di Kyoto-Jepang. Tahun 2005, dipanggil pulang oleh pemerintah Indonesia dan kembali bekerja di LAPAN sebagai peneliti di bidang Aerodinamika. 

Facebook : Agus AAribowo 

 

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

 



Baca juga
  » 6 Januari 2018
Tanya Jawab (FAQ)
Tanya jawab produk dan pelayanan kami